Aksi Damai Kedatangan Jokowi Pada 40 Tahun UNS

12792151_1551598661836116_3964820667492170514_o

Forum Bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Universitas Sebelas Maret mengadakan aksi damai bertepatan dengan dies natalis ke-40 Universitas Sebelas Maret Solo. Hal ini terasa begitu spesial dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo saat rapat terbuka Senat.

“Kita akan melaksanakan aksi damai, goal kita adalah untuk bertemu bapak Jokowi dan menyampaikan 7 poin tuntutan hasil sidang rakyat pada Oktober 2015” penjelasan dari Menteri Jaringan dan Aksi BEM UNS, Farhan sebelum aksi digelar didepan gedung Rektorat Universitas Sebelas Maret. Jum’at, 11 Maret 2016.

Masa terbagi dalam dua arah, dari arah Fakultas Pertanian dan dari arah Fakultas Teknik yang rencananya akan bertumpu di satu titik yaitu di Jembatan depan gedung Rektorat. Akan tetapi, masa dari arah Fakultas MIPA sempat dihadang oleh pihak Kepolisian dan Paspampres karena ditakutkan mengganggu keberlangsungan acara. Hingga pada akhirnya iring-iringan mobil kepresidenan berhasil keluar dari lingkungan kampus UNS.

Ketegangan sempat terjadi kala seorang mahasiswa mencoba untuk menghalau laju kendaraan presiden. Para mahasiswa membentuk sebuah lingkaran untuk memblokade jalan sebagai bentuk ketidakpuasan atas kepergian bapak Jokowi. Hal ini menyebabkan sebagian dari iring-iringan mobil kepresidenan terjebak oleh kerumunan masa. Mobil-mobil tersebut baru bisa keluar setelah polisi dan jajarannya berhasil membuat mundur sejenak para mahasiswa.

Pengawalan yang begitu ketat tidak menyurutkan niat dari para mahasiswa. Massa sontak bersorak-sorai ketika Presiden BEM UNS 2016 Doni menaiki podium dan melontarkan kata-kata penuh kekecewaan terhadap bapak Jokowi atas tindakannya menolak upaya konsolidasi yang di lakukan oleh Forbes BEM se-UNS.

Dalam kesempatan tersebut, Doni membacakan 7 tuntutan yang tertuang dalam sepucuk surat yaitu :
1. mendesak penyelesaian semua kasus korupsi dan menyelenggarakan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme.
2. Menjamin tercapainya swasembada pangan dan kesejahteraan petani.
3. Renegosiasi blok tambang dan migas untuk dikelola secara penuh oleh putra bangsa demi kemandirian bangsa Indoesia.
4. Meningkatkan aksesibilitas pendidikan masyarakat mulai tingkat Sekolah Dasar sampai Pendidikan Tinggi.
5. Menjamin perlindungan tenaga kerja pasca diterapkannya MEA.
6. Mewujudkan aksi nyata pengelolaan sumber daya energi terbarukan.
7. Memperbaiki penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional mulai dari kesejahteraan tenaga kesehatan dan pelayanan masyarakat.

BEM UNS 2016
Inisiator Perubahan

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *