Ketika Masyarakat Memilih

Pilihan?

Di senja itu berbagai kegiatan terasa begitu bergejolak, penuh akan ketidakpastian dan ironi yang begitu beratnya. Masyarakat Surakarta seakan menjadi satu diantara berbagai elemen konflik yang terasa penuh akan lika liku, penuh akan permasalahan, dan penuh akan ketidakpuasan. Apakah itu yang dirasakan oleh bapak penguasa Kota Surakarta kita yang tercinta? Kita tidak tau pasti apa yang dirasakan namun pertanyaan dan pernyataan muncul langsung dan mengalir begitu derasnya.

Ibarat bola salju yang menggelinding semakin lama semakin besar, semakin kuat untuk menyerang apa saja yang ada dibawahnya, opini yang tidak pasti semakin kuat dan semakin menyerang siapa saja yang tidak percaya, sebuah doktrin mampu dengan luasnya menyebar sehingga seolah olah mereka percaya bahwa sebuah hal yang tidak benar merupakan sebuah fakta sehingga merugikan berbagai pihak, apakah itu yang diinginkan Penguasa kota Surakarta?

Bukan sekedar mencari kebenaran, karena kebenaran hanya datang dari Yang Maha Kuasa, bukan hanya sekedar bercakap, yang benar datangnya hanya dari penguasa, masyarakanpun tidak bisa mengetahui kebenaran walau mereka merana sekalipun. Mahasiswa bukan sekedar perusak suasana indah masa masa kepemimpinan, namun mahasiswa adalah salah satu wadah masyarakat untuk berpendapat. Siapa lagi yang mampu memasuki wilayah ber-AC, meja kursi kerja, serta rak buku sebagai hiasan ruangan tempat Walikota bekerja, dan tempat panas terik, penuh akan debu dan polusi sebagai wilayah demonstrasi.

Janji indah pada masa indah, membuat mereka lupa akan hakikat mereka untuk memperindah senyuman para insan, membuat semua penasaran kenapa yang sekarang ada bisa jadi sebuah penyesalan, itupun jika mereka mendengar dan merasakan, karena pemimpin yang mereka cintai dan banggakan, dengan mengecewakan meninggalkan sebuah pertemuan.

Kepada pemimpin yang terhormat mahasiswa adalah kawan anda, dan masyarakat adalah rakyat anda, kami butuh lebih dari janji anda, sebagai seorang pemimpin, dan sebagai orang yang terhormat.

Masyarakat ingin merdeka, entah sampai kapan, sampai saat itukah kiamat tiba?

Ramzy Aprialzy
Jaringan dan Aksi
BEM UNS 2016

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *