Integritas Mahasiswa Intelektual

JIWA MUDA KOMPETEN ENTREPRENEUR KEREN

spb

Wahai kawan, kalian pasti sudah sering mendengar masalah sosial yang masih terus menghantui bangsa kita ini. Apa itu? Pengangguran misalnya. Dari tahun ke tahun pemerintah selalu berupaya untuk mengurangi potensi pengangguran, tapi hingga kini tingkat pengangguran di Indonesia masih tergolong tinggi. Apa kalian hanya ingin diam akan hal itu? Tentu tidak, bukan! Ya, kita adalah “mahasiswa”. Satu kata penuh makna. Mahasiswa termasuk orang-orang intelektual yang mengemban tugas mulia demi kemajuan bangsa dan negara. Mulailah kawan, kita berpikir dari sekarang apa yang bisa kalian lakukan demi kesejahteraan bangsa Indonesia nanti? Jangan terlalu berekspektasi dengan dunia perkuliahan akan langsung mudah mencari pekerjaan.

Hari gini yang kuliah udah banyak dan yang nganggur pun juga masih kesorot, gaes! Ingat kawan, jurusan terfavorit pun tidak akan menjamin langsung bisa mendapat pekerjaan.Elastisitas pertumbuhan ekonomi di negeri kita pun sering tidak stabil. Ekonomi turun, dan kebutuhan industri tidak sebanding dengan pencari kerja. Kawan pasti tahu apa maksud dari elastisitas tersebut? Ya, elastisitas ekonomi itu mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga. Jikalau ekonomi kian menurun, lantas bagaimana dengan generasi selanjutnya?

Tak perlu kita hanya mengeluh dengan apa yang sudah melanda negeri ini. Ingat kata pepatah mulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil, dan mulai dari sekarang. Apakah kawan sudah bisa memanage diri sendiri dengan benar? Haruslah kita paham akan diri kita untuk membagi waktu dan prioritaskan dengan kegiatan yang penting dan mendesak. Memanage waktu itu termasuk soft skill kita dan itu perlu digali.

Menurut kalian hal apa saja yang diperlukan bagi seorang wirausaha? Yang pertama adalah sumber daya pribadi dan itu sudah kita miliki. Sumber daya tersebut tidak akan ada artinya apabila tidak diberikan kepada orang lain. Membagikannya sebuah hal positif kepada orang lain dan manfaat dari itu lebih dari yang kita bayangkan. Memiliki jwa entrepreneur bagi seorang mahasiswa benar diperlukan. Dan salah satu bentuk dari entrepreneur adalah berdagang. Tetapi, seorang mahasiswa masih dalam konteks mencoba pelan-pelan akan hal baru dari dunia kewirausahaan sehingga tidak mengganggu kegiatan pembelajaran perkuliahan. Kuliah tetaplah nomor satu dan mencoba berwirausaha itu yang utama. Setelah berwirausaha hal positif yang kita dapatkan adalah lebih handal dalam memanage diri dengan baik, menghargai waktu, dan lebih menghargai uang.

Setiap orang boleh saja berwirausaha tanpa memandang status mereka. Seorang wirausahawan harus paham mengenai SWOT. Yaitu, S untuk strength yang dimaksud denagan kekuatan apa saja yang dimiliki, W untuk weakness yang berarti analisis kelemahan atau kendala dari kegiatan yang dilakukan, O untuk opportunity yang berarti analisis peluang yang bisa didapat dari kegiatan yang kita lakukan, dan T untuk threats yang berarti ancaman atau hambatan yang akan menyurutkan seseorang dalam kegiatan yang dilaukan.
Seorang mahasiswa harus mempunyai mimpi atau tujuan dengan jumlah berlebih. Pelajari apa yang diperlukan dalam diri kita dan sertakan apa saja yang mungkin akan menjadi sebuah hambatan nantinya. Evaluasi diri sendiri jangan hanya memandang orang lain. Lebih baik meriset diri sendiri sebelum meriset orang lain. Perlu mengetahui, menyadari, memahami kapasitas diri akan potensi yang dimiliki. Pada dasarnya, apa yang disukai belum tentu kita berpotensi akan hal itu.

Berwirausaha itu diperlukan bagi seorang mahasiwa. Dan untuk menjadi wirausahawan yang berhasil adalah nyali. Nyali tangguh yang berani dalam mengambil sebuah resiko besar demi meraih tujuan yang besar. Tak perlu takut akan sebuah kegagalan. Perlu kawan ketahui jikalau kalian gagal yang sebenarnya itu bukanlah kegagalan, melainkan itu adalah resep keberhasilan. Kita jadikan sebuah kegagalan sebagai media pembelajaran untuk mencapai keberhasilan. Semua keberhasilan dimulai dari sebuah keyakinan. Keyakinan bahwa kita mampu untuk meraihnya dan sertakan rasa semangat dalam menggapainya. Karena sesungguhnya setiap orang dijatah antara gagal dan berhasil. Percayalah Allah itu adil. Tetaplah berjuang dan biasakan mencoba untuk mengurangi jatah kegagalan yang ada.
HIDUP MAHASISWA!!!
HIDUP RAKYAT INDONESIA…

Written by :
Icha Desti
Pendidikan Kimia

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *