*E*hh- *K*orupsi *T*oh *P*ak(?)

 

Belum selesai problematika yang ada di negeri ini,namun sekarang malah bertambah dengan munculnya problematika lama yang menjadi keresahan setiap masyarakat,permasalahan yang menyangkut hajat orang banyak dan tentunya Warga Negara Indonesia.Yaa,korupsi.Kasus yang sekarang sedang marak-maraknya terdengar ditelinga dan sekarang yang menjadi sasaran dalam korupsi tersebut ialah proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Dan yang lebih mengejutkan ialah orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut notabenenya adalah pejabat-pejabat pemerintahan.Tidak tanggung-tanggung,dana yang dikorupsi mencapai Rp 2,3 Triliun dan itu bukanlah dana yang sedikit.

Satu hal lagi yang penting,uang yang dikorupsi adalah uang kami,yang sudah seharusnya uang itu kembali kepada kami,bukan malah dikorupsi. Baik pak ini ada pesan dari kami untuk bapak-bapak disana :

Pak
Kami bingung dengan semua ini
Ketika kami sibuk mencari uang untuk makan sehari-hari
Ehh kalian malah asik korupsi

Pak
Tidakkah bapak sadari (?)
Uang yang kalian pakai adalah uang kami
Yang harusnya uang itu digunakan untuk kesejahteraan kami

Pak
Apakah semuanya akan terus seperti ini(?)
Hingga kami mati,karena uang kami kalian korupsi
Dengan seenak hati

Salam Cinta dari Kami

Kami adalah rakyatmu pak,yang disini kami susah mencari uang untuk makan sehari-hari,ehh kalian malah korupsi dengan seenak hati,tanpa memikirkan kesejahteraan kami.

Dan kami juga mohon kepada bapak-bapak yang masih memiliki hati nurani,tolong usut tuntas kasus korupsi ini,karena jika semua ini terus dibiarkan seperti ini,maka dimanakah letak kekuatan hukum pak(?) Apakah saat ini hukum itu tajam ke bawah dan tumpul ke atas (?)

Tolong selesaikan segera permasalahan ini pak,jangan sampai ada yang ditutup-tutupi lagi,karena dari dulu korupsi seperti sudah menjadi tradisi,tolong usut tuntas semua kasus korupsi yang ada di negeri ini.

Sejatinya tugas dari bapak-bapak adalah melindungi kami,mensejahterakan kehidupan kami,bukan malah menyengserakan kami seperti ini.

Mungkin itu pak sedikit pesan dari kami,semoga bapak-bapak disana masih memiliki hati nurani.

Oleh: Firzan Gifari
Rakyatmu

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *