Entries by media propaganda 17

Gerakan Advokasi Mahasiswa dan Kaitannya dengan Pembangunan Flyover Manahan

Oleh : Hikmah Bima Odityo “Saat ini, PKL kobar terancam seiring dengan berjalannya rencana pembangunan flyover Manahan …..” Sebagai pembuka, perkenankan saya sedikit bernarasi, tentang sudut kecil kota yang akrab dipanggil dengan sapaan kobar (kota barat). Sebagaimana kita ketahui, kobar merupakan kawasan khas penyaji kuliner di Surakarta. Malam hari kobar menyulap dirinya, menjadi kawasan eksotik […]

PRESS RELEASE WORKSHOP ADVOKASI “PROSTITUSI DI SURAKARTA: TANTANGAN DAN SOLUSI”

Workshop Advokasi telah diselenggarakan oleh BEM UNS 2017 Kabinet “Wajah Baru” melalui Kementerian Advokasi Masyarakat pada Sabtu, 20 Mei 2017 bertempat di Gedung DPRD Kota Surakarta yang dimulai pukul 09.00 WIB dan diakhiri pukul 16.00 WIB. Workshop Advokasi bertemakan “Prostitusi di Surakarta: Tantangan dan Solusi” mengundang pembicara yang berkompeten dalam dibidangnya, diantaranya adalah: Pemangku Kebijakan, […]

Perempuan, Fitrah Ilahiah: Rumah dan Medan Juang

  Perempuan menggarisi kodrat dari Yang Maha Kuasa, inilah yang disebut Fitrah Ilahiah. Bahwa mengandung, melahirkan, menyusui bahkan menjadi madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknya yang mengajarkan kebaikan, memberi teladan, membentuk kepribadian, menyebutkan alphabet lantas terangkai menjadi sepatah-dua patah kata, bahkan yang dari nol mengejakan kata “Mama Papa”, hingga mengenalkan si anak pada Tuhannya adalah […]

Fabel Keberpihakan

  Ketika kecil, saat-saat sebelum tidur merupakan salah satu saat yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, saat itu adalah saat dimana orangtua membacakan cerita-cerita pengantar tidur yang begitu menyenagkan hingga mewarnai mimpi-mimpi. Mulai dari Si Kancil, Timun Mas, Bawang Merah & Bawang Putih, Bahtera Nabi Nuh, Kehebatan Nabi Sulaiman, hingga kisah-kisah heroik para Nabi. Sayangnya itu […]

Kendeng Masih Melawan dan Terus Melawan!

  Oleh : Muhammad Rizki Almalik (Mahasiswa Fakultas Hukum UNS 2015) “Ibu bumi wis maringi, Ibu bumi dilarani, Ibu bumi kang ngadili, Laillahailallah Muhammadurrasulullah” Kita ketahui bersama bahwa permasalahan atau konflik agraria di negeri ini sangatlah banyak, terkhusus di wilayah Jawa Tengah. Kurang lebih ada sekitar 450 konflik agraria yang mengemuka di Indonesia pada tahun […]

*E*hh- *K*orupsi *T*oh *P*ak(?)

  Belum selesai problematika yang ada di negeri ini,namun sekarang malah bertambah dengan munculnya problematika lama yang menjadi keresahan setiap masyarakat,permasalahan yang menyangkut hajat orang banyak dan tentunya Warga Negara Indonesia.Yaa,korupsi.Kasus yang sekarang sedang marak-maraknya terdengar ditelinga dan sekarang yang menjadi sasaran dalam korupsi tersebut ialah proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Dan yang lebih […]

Kado Awal Tahun Pemerintah

Awal tahun adalah dimulainya lembaran baru 365 hari kedepan. Awal tahun identik dengan harapan-harapan baru yang lebih baik. Awal tahun ini, 2017 sayangnya tidak sesuai dengan  ke-identikan itu. Belum selesai rakyat Indonesia memperoleh kenyataan bahwa banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia, khususnya china yang padahal tenaga kerja dalam Negara sendiri masih banyak yang membutuhkan lapangan […]

Manifestasi Huru-Hara Politik Kampus

  Oleh Muhammad Shidiq Fathoni ( Mahasiswa Fisip Sosiologi UNS 2015) Ihwal politik kampus merupakan sebuah zona dunia baru, suatu perubahan zona progresif yang akan dialami oleh insan yang disebut siswa ketika menjadi insan yang disebut mahasiswa. Elok, mahasiswa sebutanya layaknya objek yang mendapat awalan Maha tak banyak yang menyandang predikat tersebut. Maha Esa misalnya […]

Cerita Dari Semarang : Perjuangan Dulur-dulur Petani Kendeng!

Muhammad Rizki A Melihat handphone menyala. Ternyata ada pesan masuk dari seorang kawan. Mahasiswa Universitas Diponegoro, sama-sama asal Klaten sih. “Mas, besok puncak aksi petani kendeng, mangkat semarang yo?”. Bingung dan bimbang. Baru aja nyampe rumah dari Solo, besok diajak ke Semarang. Ah biarlah. Saya balas, “Gas, Mangkat mas”. Karena saya pikir wong petani kendeng […]